"Ya itu, media kan yang menyalahtafsirkan. Makanya teman-teman media, kenapa kita tangkap, makanya saya jelaskan disini, kenapa cepat karena pornografi, karena apa? Pengaruhnya dampaknya bagi anak-anak tidak baik. Bisa berpengaruh pada kekerasa seksual dan lain-lain. Yang itu tidak memberikan pendidikan, pembelajaran bagi anak-anak kecil. Berbahaya. Kita tidak pernah melihat dampaknya pornografi ini. Anak-anak kecil bisa melakukan kejahatan kejahatan seksual di mana-mana, itu adalah dampak dari pornografi. Begitu kita lakukan tindakan heboh, lho kenapa dihebohkan. Bukan karena Pak Jokowinya, karena pornografinya." Sutarman menjelaskan
Sutarman menegaskan bahwa pengangkapan MA bukan karena pencemaran nama baik Jokowi dan Mega, tapi karena pornografi.