“Rokok elektrik tetap dapat menimbulkan ancaman serius untuk janin dan tubuh perokok sendiri,” ujar WHO dalam keterangan tertulis, seperti dilansir AgenceFrancePresse
Baca juga:
>> Rokok Elektrik alias E-Cigarettes Katanya Aman, Ternyata Tidak!
>> Ini Bahaya Rokok Elektrik alias E-Cigarettes
>> Korban Rokok Elektrik alias E-Cigarettes Bertambah
Awalnya rokok elektrik atau rokok elektronik atau e-cigarette dirancang untuk mengurangi ketergantungan rokok pada mereka yang sudah kecanduan rokok. Rokok elektrik memang sengaja dibuat agar perokok dapat menikmati nikotin tanpa asap berlebih. Selain itu, rokok konvensional juga mengandung lebih banyak zat-zat kimia berbahaya.
Lebih lanjut paparan asap rokok elektrik juga berbahaya bagi anak-anak dan remaja. Bahkan pengaruh negatifnya bisa langsung ke otak Potensi paparan nikotin pada janin dan remaja memberikan konsekuensi jangka panjang untuk perkembangan otak.
Rokok elektrik diciptakan pertama kali oleh seorang farmasis di Tiongkok dan langsung terkenal sejak diperkenalkan secara umum pada tahun 2005.