Menurut informasi dari universitas, dalam mata kuliah Beyonce dan Rihanna, para mahasiswa tidak akan sekedar mendengarkan lagu-lagu Beyonce dan Rihanna untuk bersenang-senang atau membandingkan keduanya dalam hal budaya poluler, tetapi para mahasiswa akan mempelajari bagaimana liriknya, video klipnya, dan aksi para diva tersebut dalam berbagai aspek seperti kekerasan, peluang ekonomi, seksualitas, standar kecantikan dan ekspresi diri.

Dari mata kuliah ini, diharapkan para mahasiswa bisa memahami peran perempuan hitam dalam budaya sehari-hari.
Beberapa perkuliahan lain juga sudah membuat beberapa hal serupa, misalnya Georgetown University yang menawarka mata kuliah sosiologi yang berdasar pada artis Jay-Z, Harvard University yang memiliki mata kuliah Tupac Shakur, dan Rutgers University yang sudah punya mata kuliah Beyonce yang diberi nama "Politicizing Beyonce". Anda berminat? :-D