Eric Matthew Frein dinyatakan buron selama 7 minggu sampai akhirnya ditangkap oleh ratusan polisi di wilayah hutan dan pegunungan Picono. Frein disergap polisi 56 kilometer dari lokasi penyerangan yang dilakukannya 7 minggu yang lalu, dia ditangkap tanggal 30 Oktober 2014. Proses pemburuan Frein melibatkan ratusan polisi dari negara bagian, lokal hingga federal, yang juga meggunakan helikopter, kendaraan lapis baja dan teknologi pelacakan canggih.
Frein adalah seorang snipper atau pemenbak jitu, dia menyerang polisi menggunakan senjata senapan jarak jauh. Selain itu, dia juga pandai bersembunyi, sehingga menyusahkan polisi dalam melakukan pengejaran.
Frein diduga memiliki dendam terhadap penegak hukum Amerika Serikat. Jaksa akan menuntut dirinya dengan hukuman maksimal, karena sudah menyerang penegak hukum, diganjar hukuman mati.